Warga PUPR Pandeglang Mengeluh Kekeringan, “Dari Bulan Puasa Mesin Air Sudah Mulai Rusak”

TunggalBerita.Com,
Banten, Pandeglang | Sejumlah pegawai di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPUPR) Kab. Pandeglang, mengeluh karena sarana air bersih yang biasa digunakan untuk keperluan buang air kecil, BAB (buang air besar) tidak bisa mengalir dikarenakan ada kerusakan pada mesin air, alhasil termasuk berwudu terpaksa harus keluar kantor.

Dari pantauan awak media di lapangan terlihat pada jam isirahat pegawai, terlihat hilir mudik keluar kantor hanya untuk mendapatkan air bersih untuk keperluan buang air kecil, BAB dan berwudhu. Menurut keterangan beberapa pegawai di lingkungan DPUPR Pandeglang mengeluh, dengan terpaksa harus keluar kantor untuk sekedar buang air kecil, buang air besar (BAB) dan bahkan untuk berwudhu ketika memasuki waktu ibadah sholat.

Keluhan air untuk hal diatas sebetulanya sudah mulai di rasakan pada bulan ramadhan lalu,
“Dari bulan puasa juga udah mulai kerasa pa, kadang air tuh ada sebentar, terus mati lagi”, ujar mr.X yang enggan membeberkan jati dirinya pada awak media di ruangannya baru-baru ini.

Ditambahkan Mr. X bahwa sebenarnya keluhan-keluhan diatas sudah diadukan ke pihak yang berwenang dikantor itu,
“Kita kan udah mengeluh dari jauh sebelumnya, kalo mesin air dari bulan puasa udah mulai ngadat, soalnya kadang air cuma bisa di alirkan beberapa saat aja”, tutupnya.

Sementara info atau sumber lain di lingkungan kantor DPUPR itu, mengatakan bahwa kebetulan mesin air di kantor tersebut mengalami kerusakan,
“Satelitnya lagi rusak dari pagi, jadi ga da air”, ucapnya singkat.

Alhasil saat coba ditemui di ruang kerjanya, baik kepala Dinas maupun sekertaris kedapatan tidak ada diruangan.

Melalui pesan whtsapnya Roni ST, selaku Plt. Kepala Dinas PUPR menjawab singkat,
“Tanyakan saja ke bagian sekertariat, yang begitu mah kang”, singkatnya.

Begitupun dengan Eli Hamdiah selaku Sekertaris Dinas PUPR, menjelaskan melalui pesan whatsapnya, dibenarkannya bahwa kondisi di atas telah terjadi, akan tetapi penyebab kerusakan pada mesin air belum bisa di atasi,
“Iya pa betul itu kadang lancar, dan sudah diperbaiki beberapa kali, namun belum ketemu penyakitny”, ujarnya yang beberapa hari ni belum masuk kantor di karenakan kondisi sakit.
(Sep)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *