TunggalBerita.Com,
Banten, Pandeglang | Sesuai dengan kalender nasional pendidikan, lembaga pendidikan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kabupaten Pandeglang-Banten. PKBM Al-Birsalam yang berlokasi di Kp. Cikuya Kelurahan Sukaratu Kecamatan Majasari, Pandeglang-Banten, tengah melaksanakan UPK (ujian pendidikan kesetaraan) yaitu paket A dan B, sementara paket C sudah dilaksanakan terlebih dahulu.
Hasil pantauan awak media dilapangan, pada Sabtu16 Mei 2026, sebanyak tiga rombel (rombongan belajar) tengah melaksanakan UPK atau ujian nasional. Terlihat para peserta ujian itu sangat antusias mengisi setiap lembar jawaban. Para peserta ujianpun tidak luput dari pengawasan para tutor di lembaga PKBM itu, setiap rombel dua orang pengawas secara teliti mengawasi berlangsungnya ujian itu dengan seksama.

Fto dok Sep/TB.Com : Kepsek PKBM Al-Birsalam Faisal S,pd
Sementara itu kepala sekolah PKBM Al-Birsalam, Faisal S,pd di sela-sela kegiatan berlangsung mengatakan pada awak media,
“Alhamdulilah dihari pertama berjalan lancar, para siswa-siswi yang mengikuti UPK tertib mengikuti ujian, dan kegiatan ini berlangsung selama dua hari yaitu 16-17 Mei 2026. Angka kehadiran para peserta ujianpun 90 persen, yaitu sekitar lima orang yang akan mengikuti ujian susulan dikarenakan terkendala satu hal dan lainnya”, ujarnya.
Ditegaskan oleh Faisal, bahwa pihaknya menekankan kehadiran siswa fiktif alias bodong, ” artinya Al-birsalam tidak menghadirkan siswa bodong, jika memang hadir ya hadir kalo ngga coret ya coret”, ucapnya.
Perlunya ketegasan pihak lembaga pendidikan nonformal, karena hal itu menjadi kaca bagi semua pihak “, sebagai cerminan terutama bagi para pihak PKBM yang ada di Pandeglang khususnya”. Dengan dua paket yang mengikuti ujian yaitu Paket A atau setara sekolah dasar sebanyak tujuh orang, yang semuanya mengikuti dengan baik. Sementara dari paket B atau setara dengan SMP yaitu sekitar 44 orang dan tidak hadir sekitar 5 orang yang akan mengikuti ujian susulan setelah mendapatkan konfirmasi dari pihaknya langsung dari siswa-siswi bersangkutan, jelasnya.
lebih lanjut dikatakan bahwa pihaknya terus memaksimalkan pola belajar dengan cara kekeluargaan, serta tidak menciptakan pembodohan dalam hal belajar mengajar di lembaganya,
” harapan kami semua siswa-siswi bisa hadir 100 persen, otomatis kita ga bisa menciptakan peserta ujian yang tidak hadir jadi hadir, hal itu merupakan suatu pembodohan”, tegasnya.
Untuk itu dirinya berharap pada pemerintah daerah melalui kepanjangan tangannya, agar lebih meningkatkan pembinaan serta lebih diayomi lagi pada lembaga PKBM yang ada di Kab. Pandeglang, tentunya sebagai upaya mencerdaskan bangsa guna meraih pendidikan yang layak dan berkompeten sehingga miliki daya saing yang unggul, tutupnya.

Fto dok Seps/TB.Com : Kulsum salah seorang peserta UPK
Diwaktu yang hampir bersamaan, salah seorang peserta ujian di paket B, Kulsum (43) tahun, menjelaskan pada awak media, bahwa dirinya mengikuti ujian di PKBM Al-Birsalam sesuai jadwal yang telah ditetapkan, ibu single parent tersebut rela mengorbankan waktunya untuk menunjang karirnya dengan melengkapi ijazah paket yang nantinya akan didapatkan setelah menempuh ujian.
“Alhamdulilah sebelumnya saya sudah mempersiapkan diri menjelang ujian saat ini, dan selama menempuh pembelajaran di PKBM Al-Birsalam, saya merasa nyaman akan kondisi ruang belajar serta fasilitas yang ada dengan para tutor disini”, tutupnya singkat.
(Seps)






