Kejar Target Tanam Jagung Se-Pandeglang, “Optimis Panen Raya”

Gelar acara sosialisasi tanam jagung bersama jajaran Polres Pandeglang & PPL se-Kabupaten Pandeglang.(fto:istimewa)

TunggalBerita.Com,
Banten, Pandeglang | Program tanam jagung pada tahun 2026, optimis akan capai target dan panen raya yang melimpah. Dengan target areal tanam sekitar tujuh ribu hektare lahan, yang berada di 29 Kecamatan se-Kebupaten Pandeglang-Banten.

Dibeberkan pada awak media oleh Nuridawati selaku Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan dan Holtikultura pada Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Peternakan (DPKPP) Kabupaten Pandeglang-Banten, diruang kerjanya pada selasa 19 Mei 2026. Gelar sosialisasi se-Kabupaten Pandeglang yang bertempat di aula gedung DKPPP, sebanyak 29 kecamatan yang didampingi personel Kepolisian Resort (Polres)  Pandeglang dari tiap Polsek (Kepolisian Sektor) yang ada di Pandeglang, kelompok tani (poktan) dan seluruh penyuluh pertanian di Pandeglang, ujarnya.

Nuridawati Kabid Tanaman Pangan & Holtikultura DPKPP Pandeglang, fto : Seps/doc.Tb.Com.

Pada tahun 2026 pihaknya miliki target seluas kurang lebih sekitar 7000 hektare lahan yang akan ditanami bibit jagung untuk pakan, yang didampingi pihak kepolisian yang miliki target penyerapan. Bersumber dari APBN melalui kementrian pertanian, bibit jagung untuk di tanam di areal pertanian di 29 kecamatan yang ada di Pandeglang, “kami optimis keberhasilan pada tahun ini, untuk menanam jagung di areal seluas 7 ribu hektare, dan tentunya target panen rayapun didepan mata, dulu tahun 2017 aja 100 ribu hektare dan terealisasi 45 ribu hektare”, ucap Nuri sambil tersenyum.

Ditambahkannya, pihak DPKPP sangat terbantu oleh sinergi bersama kepolisian. Kerja sama itu berfokus pada pendampingan lapangan serta pengawasan melekat agar bantuan yang disalurkan tidak disalahgunakan. Selain jajaran kepolisian, kegiatan ini juga turut melibatkan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) sebagai pendamping teknis para petani di lapangan.
“Sinergitas ini memastikan benih yang diterima petani benar-benar masuk tanah, ditanam, dirawat, hingga pengawalan pada saat masa panen nanti. Hadirnya PPL bersama kepolisian akan memperkuat pendampingan teknis bagi petani”.

Lebih lanjut dikatakan Nuri, bahwa bantuan benih jagung yang langsung digulirkan oleh pihak Kementan, tanpa ada pupuk dan pembiayaan tanam, dari satu hektare areal mendapatkan benih jagung sebanyak 15 kilogram. Areal tanam terbanyak ada di wilayah selatan Pandeglang, seperti Kecamatan Cibitung, Cibaliung dan Cimanggu.

Dengan didampingi pihak kepolisian program pada tahun ini akan berjalan dengan baik, tentunya capaian maksimal yaitu panen raya jagung. Tentunya berdampak pada hasil yang maksimal dengan tujuan mensukseskan program agar memingkatnya kesejahteraan masyarakat khususnya petani yang ada di Pandeglang, tutup Nuri. (Seps)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *