“Gir Layangkan Surat Auden”, Kadis & Sekdis Mendadak Bisu Ditanya Soal Anggaran Pemeliharaan Gedung

TunggalBerita.Com,
Banten, Pandeglang | Setelah viralanya pemberitaan “mesin air rusak” dikantor DPUPR Pandeglang Banten. Aktivis Gir (Gerakan Indonesia Raya) Kabupaten Pandeglang layangkan surat audensi terkait pemeliharaan gedung tersebut.

Dikatakan Rony bar pembina aktifis Gir (Gerakan Indonesia Raya) bahwa dengan adanya kejadian seperti ini merupakan tamparan keras bagi pihak DPUPR, apalagi staf dan para pegawai mengeluh dengan kondisi seperti itu, ” memang terkesan hal kecil bahkan sepele, hanya masalah air yang dikarenakan rusak mesinnya, kan itu kebutuhan semua penghuni kantor itu, bisa dikatakan kebutuhan sendiri bukan diluar kantor, urusan kecil aja jadi keluhan pegawainya apa lagi yang lebih besar”, ujarnya.

Ditambahkan lagi bahwa jelas penggunaan aset negara seperti kantor DPUPR pasti ada anggarannya, “kan jelas keterangan pihak DPUPR sudah sering diperbaiki tapi ga beres-beres alias rusak terus, kenapa ngga beli yang baru aja mesinnya, kan selesai urusan ga sampe jadi keluhan”, ujarnya.

Dan untuk audensi pihak Gir telah melayangkan surat, yang di jadwalkan pada 09 April 2026 pukul 10.00 sampai dengan selesai, tutup Roni.

Melalui pesan whatsappnya, pada awak media baik baru-baru ini Kepala Dinas maupun Sekertaris Dinas ketika disinggung mengenai anggaran pemeliharaan gedung enggan berkomentar atau mendadak bisu, hanya menjawab kebenaran tentang kerusakan mesin dan kondisinya yang sedang tidak masuk kantor dikarenakan sakit, ucap Eli Hamdiah selaku Sekertaris Dinas.

Sementara Roni ST selaku  Plt. Kepala Dinas, hanya menjawab singkat agar mencari tahu info di atas ke pihak kesekertariatan di kantornya, tanpa menjelaskan apapun, apalagi ketika dipertanyakan mengenai anggaran.
(Sep)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *