TunggalBerita.Com,
BANTEN,PANDEGLANG | Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia Kabupaten Pandeglang menggelar kegiatan dialog publik dan buka bersama dengan tema satu tahun kepemimpinan Dewi–Iing memimpin Pandeglang. Kegiatan yang bertempat di Pendopo Kabupaten Pandeglang pada Jum’at, 13 Maret 2026.
Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia Kabupaten Pandeglang, Ajat Sudrajat. Dalam sambutannya, Ajat menyampaikan bahwa perlu adanya kolaborasi yang konstruktif antara pemerintah kabupaten Pandeglang dan pemuda. Pemangku kebijakan, bupati dan wakil bupati harus lebih erat lagi dalam menggandeng pemuda dalam menjalankan kebijakan-kebijakan yang strategis, omong kosong jika pemerintahan berjalan sendiri tanpa melibatkan pemuda dan masyarakat semua cita-cita dan harapan akan bisa tercapai, karena dalam sejarah peradaban manapun integritas kolektif semua kalangan adalah kunci kemajuan suatu bangsa. Apalagi, KNPI adalah organisasi besar yang menghimpun semua kalangan pemuda, merupakan mitra strategis yang jelas bagi pemerintah ” Ujar Ajat,.
Eko Suprianto akademisi dari Universitas Mathlaul Anwar Banten yang turut hadir sebagai pembicara dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa dialog publik menjadi salah satu ruang untuk melihat dan membahas perkembangan pembangunan daerah.
“Dialog publik seperti ini menjadi ruang bersama untuk melihat berbagai dinamika pembangunan daerah, sekaligus membuka kesempatan bagi masyarakat, khususnya pemuda dan mahasiswa, untuk menyampaikan pandangan dan masukan,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Pandeglang Iing Andri Supriadi, Sekretaris Daerah Pandeglang Asep Rahmat, serta Asisten Daerah Doni Hermawan.
Selain itu, kegiatan juga dihadiri oleh para aktivis, pengurus organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP), serta pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari sejumlah kampus di Kabupaten Pandeglang.
Selama dialog berlangsung, diskusi berjalan secara interaktif dengan membahas berbagai hal terkait pembangunan di Kabupaten Pandeglang. Peserta yang hadir terlibat dalam sesi tanya jawab bersama narasumber dan perwakilan pemerintah daerah.
Kegiatan dialog publik tersebut kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang diikuti oleh seluruh peserta yang hadir.
(Ron/sep)





